TUGAS PERTEMUAN 9 MATA KULIAH JARINGAN KOMPUTER "WIRELESS COMMUNICATION"
Tugas Pertemuan 9
assalamualaikum Wr.Wb
kembali lagi dengan saya setelah sekian lama tidak memposting lagi. kali ini saya akan membagikan tugas mata kuliah jaringan komputer minggu 9
langung saja check it out!!
NAMA : AGUNG BUDI RAHMANTO
NIM : 320200402002
PRODI : TEKNIK ELEKTRO MILITER
1. Jelaskan bagaimana cara kerja handphone agar terhubungan dengan panggilan telepon dan internet! (dalam bentuk flow chart)
Ketika berbicara lewat ponsel suara yang kita keluarkan ditangkap oleh microfon ponsel. Kemudian microfon merubah suara menjadi sinyal digital dengan bantuan sensor MEMS dan IC yang mana sinyal digital berisi suara dalam bentuk 0s dan 1s. Antena dalam telpon menerima sinyal 0s dan 1s kemudian mentransmisikan dalam bentuk gelombang elektromagnetik. Gelombang elektromagnetik mentransmisikan 0s dan 1s dengan mengubah karakteristik gelombang seperti amplitudo, frekuansi fase, atau kombinasi keduanya. Jadi prinsip utama suatu panggilan itu terjadi adalah mengirim gelombang elektromagnetik menuju penerima telepon. Karena banyak hambatan maka digunakan Menara sel dengan konsep teknologi seluler. Menara ini dihubungan melalui kabel fiber optik, dimana kabel ini diletakan dibawah tanah atau lautan, untuk menyediakan kontifitas nasional atau internasional. Cara kerjanya yaitu gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh ponsel diambil oleh menara didalam sel dan mengubahnya menjadi gelombang cahaya frekuensi tinggi, gelombang cahaya dibawa ke base transceiver box yang terletak di bawah Menara (link komunikasi control amplifier frekuensi radio penggabungan frekuensi radio) untuk proses sinyal lebih lanjut. Setelah di proses, sinyal diarahkan ke menara tujuan. Setelah menerima gelombang cahaya, menara tujuan memancarkan keluar dalam bentuk gelombang elektromagnetik, dan ponsel tujuan kemudian menerima sinyal. Sinyal ini mengalami proses terbalik, dan teman mendengar suara. Komunikasi seluler hanya berhasil ketika menara sumber mentransfersikan sinyal ke menara tujuan. Untuk mengetahui keberadaan Menara tujuan, proses ini dibantu oleh Mobile Switching Center (MSC). MSC adalah titik pusat dari sekelompok menara sel. Kartu sim yang kita gunakan memiliki informasi yang terdaftar dalam MSC, dimana sudah ditentukan MSC mana yang akan menjadi Home MSC masing-masing kartu sim. Home MSC menyimpan informasi seperti paket layanan, lokasi kita saat ini, dan status aktivitas. Jika kita pindah keluar dari zona Home MSC, MSC baru yang menggantikan melayani kita dan dikenal dengan Foreign MSC. Ketika kita masuk ke zona Foreign MSC, Foreign MSC ini berkomunikasi dengan Home MSC. Intinya Home MSC akan selalu tau dimana keberadaan kartu sim yang terdaftar. Untuk memahami dimana lokasi sel pelanggan dalam area MSC dengan cara memperbaharui lokasi pelanggan setelah periode waktu tertentu, ketika ponsel melewati sejumlah Menara yang telah ditentukan pembaruan lokasi kembali dilakukan, ketika ponsel dihidupkan.
Seperti yang kita tahu bahwa apa yang kita akses di internet seperti youtube,Instagram dsb menempuh jarak ribuan mil dari pusat data (data center) menuju ke HP/Laptop kita. Pusat data (data center ) merupakan tempat dimana semua informasi/ data yang ada di internet disimpan. Data/informasi tersebut dikirim pada walnya melalu satelit yang kemudian dari satelit dikirim ke pengakses. Namun , cara ini terbilang kurang efektif dikarenakan data tersebut akan menempuh jarak yang sangat jauh dengan medan geografi yang berbeda beda hal ini tentu akan membuat data rusak atau gagal dalam pengirimannya. Sehingga digunakanlah serat kabel optic yang melintang melewati gunung dan dibawah air untuk sampai ke pangakses yang terhubung ke pusat data. Seperti yang kita tahu bahwa semua data tersimpan dalam server yang ada didalam data center dan setiap perangkat yang terhubung ke internet pasti mempunyai alamat IP yang berupa angka seperti 192.345.543. alamat ini berfungsi sebagai alamat rumah yang menjadi tujuan paket. Selain itu, server di pusat data juga mempunyai alamat IP yang berisi web sehingga kita bias mengakses sebuah web jika kita tahu alamat IP web tersebut. Untuk mempermudah mengingat alamat IP maka alamat IP tersebut diubah dari bentuk angka ke bentuk huruf seperti youtube, facebook dsb. Disini internet menggunakan DNS untuk mengkonversi nama domain ke alamat IP. Misal jika kita ingin mengakses youtube maka internet akan meneruskan ke DNS untuk mendapat alamat IP kemudian diteruskan ke data center dan dari data center kemudian akan dikirim ke alamat pengakses. Data tersebut dikirim dalam angka digital dalam bentuk gelombang cahaya pada kabel serat optik. Kabel optic tersebut tersambung ke router atau antenna signal yang kemudian akan dikirim ke pengakses. Begitulah cara internet bekerja.
Ketika kita mengaktifkan data selular pada ponsel, kita telah membuka gerbang pertama jalan menuju dunia internet. Saya akan menjelaskan sedikit tentang bagaimana ponsel terhubung ke internet. Saat kita membuka suatu aplikasi medsos (Instagram,youtube,facebook dsb). Maka internet akan meneruskan ke DNS untuk mendapat alamat IP dari medsos yang kita akses, kamudian alamat IP tersebut yang digunakan untuk mengakses ke server untuk mendapatkan data yang kita perlukan. Dalam transmisi ini diperlukan suatu jaringan/channel yang mana biasa terdapat pada menara sel untuk mengirim data ke pengakses sehingga dapat terhubung ke internet. Namun, pada panggilan/sms biasanya transmisi data melalui home MSC terlebih dahulu, kemudian dari home MSC akan dikirim ke penerima.
2. Buatkan dalam bentuk tabel, perbedaan 1G, 2G, 3G, 4G, 5G, dan 6G!
Speedtest.net , juga dikenal sebagai Speedtest oleh Ookla , adalah layanan web yang menyediakan analisis metrik kinerja akses Internet gratis , seperti kecepatan data koneksi dan latensi . Ini adalah produk unggulan Ookla , sebuah perusahaan pengujian web dan diagnostik jaringan yang didirikan pada tahun 2006, dan berpusat di Seattle, Washington , Amerika Serikat.
Layanan ini mengukur throughput data ( kecepatan ) dan latensi ( penundaan koneksi ) dari koneksi Internet terhadap salah satu dari sekitar 8.000 server yang tersebar secara geografis (per November 2019). Setiap tes mengukur kecepatan data untuk arah unduhan , yaitu dari server ke komputer pengguna, dan kecepatan data unggahan , yaitu dari komputer pengguna ke server. Pengujian dilakukan di dalam browser web pengguna atau di dalam aplikasi. terdapat 3 variabel yang terlihat Variabel itu adalah PING, Download, dan Upload. Satuan besaran yang digunakan pada umumnya adalah ms dan Mbps. PING menunjukkan kecepatan transfer data antara komputer dengan server yang bersangkutan. Satuannya adalah milisecond atau ms. Download Speed adalah kecepatan penarikan data pada server. Satuannya megabits per second atau Mbps. Upload Speed adalah kecepatan pengiriman data ke server. Satuannya Mbps.
Pada pengukuran yang saya lakukan di tempat tinggal saya yaitu di Kabupaten Tegal,Jawa Tengah yang mana menggunakan jaringan wifi Indihome dari Telkom. Pada hasil pengukuran dengan speedtest sendiri terlihat bahwa untuk kecepatan unduhan hanya mampu mengakses dengan kecepatan 7,75 mbps ini tentu kecepatan yang lambat untuk unduhan. Sedangkan, untuk unggahan sendiri didapat nilai 2,25 mbps yang mana merupakan ¾ kurangnya dari unduhan. Kecepatan ini tentu lambat khususnya dalam melakukan pengunggahan file.
4. Saat ini Indonesia masih belum memiliki persebaran jaringan seluler yang merata. Beberapa wilayah masih menggunakan jaringan 3G. Dengan wacana pembangunan 5G di Indonesia pada tahun 2021. Menurut kalian apakah lebih baik Indonesia meratakan pembangunan 4G terlebih dahulu atau bertahan dengan kondisi yang ada dan langsung membangun jaringan 5G? Jelaskan alasan kalian!
Menurut saya pribadi melihat dari ketimpangan teknologi di Indonesia sendiri khususnya di wilayah terluar Indonesia dan wilayah selain jawa. Sebaiknya, pembangunan 5G ditunda terlebih dahulu di Indonesia, pemerintah sebaiknya lebih focus pada pemerataan teknologi terlebih dahulu agar saudara sasudara kita yang tinggal di wilayah timur dan perbatasan pada khususnya dapat menikmati sarana internet. Seperti yang kita tahu bahwa betapa susahnya mendapatkan sinyal internet di wilayah timur dan perbatasan, hal ini yang pernah saya dengar dadri pengalaman tentara kita yang bertugas disana. Terkadang untuk bisa mengakses internet mereka harus melakukan perjalanan jauh terlebih dahulu untuk keluar dari hutan atau menuju puncak untuk bisa mendapat sinyal internet. Bahkan tidak hanya ditimur, dijawa sendiri terkadang juga sinyal kurang merata, terbukti dari adanya sebuah desa terpencil yang tidak terjangkau oleh internet. Apalagi dimasa pandemic ini yang mana segaka sesuatunya dilakukan secara online/daring seperti kegiatan belajar mengajar, pekerjaan kantor,perdagangan dsb. Hal ini membuat internet menjadi sangat vital dan sangat besar pengaruhnya. Tidak bisa dibayangkan lagi betapa susahya saudara kita disana yang tidak bisa menjangkau internet. Tentu segala aktivitas akan terhambat salah satunya adalah proses belajar mengajar. Dari sinilah terbukti pentingnya pemerataan jaringan seluler diseluruh wilayah Indonesia agar semua masyarakat Indonesia tanpa terkecuali dapat merasakan internet. Untuk itu jika diberikan pendapat untuk melanjutkan pemerataan atau pembangunan 5G saya lebih memilih untuk pemerataan terlebih dahulu agar tidak ada kesenjangan digital di indonesia. Selain itu, jika kita melakukan pembangunan 5G terlebih dahulu yang mana di Indonesia saja pembangunan 4G belum tersebar merata tentu akan membutuhkan waktu lebih lama dan tantangan yang besar dibanding dengan kita meratakan sinyal 4G terlebih dahulu karena jika sinyal 4G sudah merata tentu untuk masuk ke pembangunan sinyal 5G akan lebih mudah. Jadi biarkanlah kita tertinggal terlebih dahulu dalam pembangunan 5G ini asalkan sinyal 4G sudah bisa diakses di Indonesia. Ketika pemerataan sinyal 4G sudah merata barulah kita masuk ke sinyal 5G sehingga tidak ada kesenjangan dan kecemburuan sosial.




Komentar
Posting Komentar