SIGNAL ENCODING TECHNIQUES

 Assalamualaikum Wr.Wb 

Bertemu lagi dengan saya, pada kali ini saya akan membahas seputar materi modulation signal yang mana ditampilkan dalam 3 video berikut 

https://www.youtube.com/watch?v=DXt-rXDu9M8

https://www.youtube.com/watch?v=Iyzpt3bKTTI&t=5s

https://www.youtube.com/watch?v=beFoCZ7oMyY&t=176s

kalian bisa lihat terlebih dahulu videonya disitu

Oke langsung saja check it out


Video pertama berkaitan tentang UNDERSTANDING SPECTRUM 

Seperti yang kita tahu bahwa Penggunaan internet dan panggilan pada smartphone dan laptop dapat terjadi karena adanya gelombang electromagnetik yang tidak terlihat yang dipancarkan / diterima oleh smartphone/laptop. Rentang frekuensi magnetik ini merupakan sumber daya yang sangat berharga. Setiap kali kita menggunakan smartphone baik unutk akses internet ataupun panggilan suara pasti kita menggunakan gelombang elektromagnetik yang tidak terlihat. Gelombang ini pancarkan ke Menara signal didekat kita untuk ditransmisikan kepada tujuan. Dalam komunikasi seluler kita membagi menjadi beberapa wilayah yang berbeda yang mana dalam setiap wilayah terdapat Menara signal. Jika terdapat 5 pengguna berbeda maka dibutuhkan 5 frekuensi berbeda pula untuk mengirim sinyal.




Kita dapat menyimulasikannya dengan sebuah bola yang ada dalam suatu pancuran dan sebuah cangkir. Dalam hal ini Menara signal sebagai pancuran  dan pengguna sebagai cangkir serta bola sebagai frekuensi. Seperti yang kita tahu bahwa setiap pengguna mempunyai frekuensi yang berbeda beda untuk itu kita perlu ukuran bola dan cangkir yang berbeda pula agar tidak salah tempat. Dengan cara ini ponsel yang kita gunakan hanya akan menerima frekuensi yang sudah ditetapkan dan akan memblokir frekuensi lain. hal ini berarti setiap pengguna didunia harus mempunyai frekuensi unik sendiri. Jika tidak, maka kita akan mendengar sinyal orang lain. Antena mampu mengirim kan sinyal kedalam rentang frekuensi / bandwith. Diperlukan tekni modulasi untuk mengirimkan sinyal apapun.  Modulasi frekuensi memerlukan dua frekuensi untuk mengirimkan sinyal. High frekuensi diwakilkan denga 1, low frekuensi diwakilkan dengan 0. Sinyal yang dikirim melalui frekuensi dilindungi dengan enkripsi signal untuk keamanan privasi. Seperti yang kita tahu bahwa spektrum elektromagnetik berkisar dari gelombang radio hingga sinar gamma. Frekuensi elektromagnetik yang lebih tinggi mempunyai kemampuan penetrasi yang buruk sehingga tidak digunakan untuk komunikasi seluler. Frekuensi elektromagnetik yang rendah menghasilkan energi yang rendah pula sehingga membutuhkan antena yang lebih besar untuk transmisi. Spektrum dikelola oleh pemerintah disetiap negara, di amerika FCC dan NTIA mengelola spectrum radio,sedangkan di eropa CEPT dan ITU di global.

Seperti yang kita tahu bahwa penggunaan system 4G yang ada sekarang menggunakan teknik QAM (Quadrature Amplitude Modulation) yang mana dapat mengirim lebih banyak bit. Dalam QAM variasi dibuat pada amplitude dan pentahapan untuk menghasilkan sinyal digital berbeda. Seperti yang kita tahu bahwa ada rentang frekuensi yang terbatas untuk komunikasi seluler sehingga perlu digunakan secara efisien, system seluler membagi rentang yang tersedia ke sejumlah slot frekuensi, yang kemudian didistribusikan ke Menara signal. Ini mempunyai keuntungan karena slot frekuensi yang sama untuk Menara seluler yang berbeda.namun ada kelemahannya yang mana Menara tetangga tidak dapat dialokasikan pada slot frekuensi yang sama. Ini dimaksudkan untuk membatasi ponsel dari signal yang diterima.


Frequency slot distribusi =  menetapkan slot frekuensi yang berbeda untuk area sel yang berbeda. Contohnya jika kita sedang melakukan panggilan dan kita pindah ke Menara sel tetangga maka akan dialokasikan frekuensi yang berbeda tanpa memutus panggilan.

Multiple Acces Technique = dengan teknik ini semua pengguna yang aktif bersammaanpada Menara signal yang sama dapat dikelola tanpa adanya masalah.


Video kedua berkaitan tentang UNDERSTANDING MODULATION

Modulasi adalah salah satu kata yang paling banyak digunakan dalam dunia komunikasi. Radio FM merupakan salah satu teknologi yang memanfaatkan teknik ini FM singkatan dari modulasi frekuensi. Disini akan dijelaskan dasar dasar modulasi teknik modulasi dan penerapannya. Seperti yang kita tahu bahwa frekuensi dan panjang gelombang berbanding terbalik. 

Kemampuan manusia mendengar berkisar antara 20 hz-20000Hz jika Menara radio memancarkan gelombang elektromagnetik yang sama frekuensi ukuran antena yang dibutuhkan sangat tinggi. Untuk itulah kita membutuhkan modulasi sebelum gelombang elektromagnetik terbentuk ditransmisikan, mereka harus dimodulasikan ke dalam sinyal frekuensi tinggi. Kita dapat menganalogikannya secara sederhana misal melempar selembar kertas tidak akan bisa terlempar jauh dibanding jika kita menempatkan batu didalam kertas. Sinyal frekuensi tinggi dikenal sebagai sinyal pembawa yang mana seperti yang kita ketahui bahwa sinyal mempunyai 3 sifat dasar yaitu amplitudo,frekuensi,dan fasa . sifat sinyal pembawa divariasikan sesuai dengan pesannya misalnya frekuensi sinyal pembawa bervariasi menurut amplitudo sinyal pesan teknik ini disebut sebagai teknik frekuensi modulasi yang mana frekuensi sinyal pembawa selalu tinggi berarti siyal termodulasi juga frekuensi dan energi tinggi. Nilai sinyal asli dapat dengan mudah diambil dari frekuensi sinyal termodulasi.

Dengan cara yang sama kita juga bisa mencapai modulasi amplitudo yang mana sinyal pembawa divariasikan berdasarkan nilai sinyal pesan teknik modulasi yang telah kita bahas sejauh ini semuanya analog yang mana sudah usang dan rentan  terhadap kebisingan yang menurunkan kualitas sinyal.

Teknik modulasi yang digunakan dijaman sekarang lebih spesifik yang mana aliran bit digital diubah menjadi gelombang elektromagnetik digital pertama.

1)    1)  Amplitude shift keying



Teknik penguncian pergeseran amplitudo berdasar pulsa digital tsb amplitude sinyal pembawa disesuaikan dengan amplitude tinggi =1 dan amplitude rendah = 0.

2)     2)  Frequency shift ketying



Shift keying berdasarkan nilai pulsa digital frekuensi sinyal pembwa disesuaikan yang mana frekuensi tinggi = 1 dan frekuensi rendah = 0

3)      3) Phase shift keying



Shift keying berdasarkan pergeseran fasa yang mana fase sinyal pembawa diubah 180 derajat saat pulsa digital bergerak dari 1 ke 0 dan dari 0 ke 1.

Ketiga teknik itu digunakan untuk meningkatkan kecepatan dan efisiensi transfer data namun jika kita menggunakan antara salah satu dari ketiga itu tidak akan mendapatkan kecepatan transfer data yang tinggi. Namun, ada teknik yang mana kita dapat mengirim hingga 6 bit informasi sebagai satu gelombang elektromagnetik teknik ini dikenal modulasi amplitude kuadratur. Saya akan mencoba menjelaskan QAM ini. QAM diperoleh dengan memodulasi dua sinyal berbeda menjadi sebuah sinyal tunggal dan kemudian dikirimkan kemudian diujung penerima flie akan dipisahkan sinyal asli untuk menghemat bandwith. Pertama amplitude dimodulasi menggunakan gelombang permbawa, sinyal kedua juga amplitudonya dimodulasi dengan gelombang pembawa setelah frekuensi dan amplitude sama kemudian fase sinyal digeser 90 derajat. Kedua sinyal yang termodulasi ini akan membentuk satu sinyal yang dinamakan sinyak multiplexed. Hal yang menarik adalah di sisi penerima dapat dengan mudah memisahkan sinyal asli. Bentuk data hanya berupa 1 dan 0, dalam QAM kita dapat mengemas 4 bit bersama dan mengirimkannuya sebagai 1 elektromagnetik. Sinyal yang dimultipleks dapat sepenuhnya mewakili 4 bit data. Nilai 16 bit dapat diwakili dengan menyesuaikan fase dan amplitude sinyal yang multipleks. Sinyal ini kemudian  digunakan untuk transmisi. Hal ini dapat meningkatkan kecepatan transfer hingga 4 kali lipat dan jika menggunakan 6 bit data maka kecepatan menjadi 6 kali lipat.




Video ketiga berkaitan tentang MODULATION TECHNIQUE
Salah satu aspek dasar penting dalam sistem komunikasi radio ini adalah Modulasi, yaitu cara dimana informasi tersebut ditumpangkan pada gelombang radio yang berfungsi sebagai pembawanya. Modulasi  adalah proses perubahan (varying) suatu gelombang periodik sehingga menjadikan suatu sinyal mampu membawa suatu informasi. Dengan proses modulasi, suatu informasi (biasanya berfrekeunsi rendah) bisa dimasukkan ke dalam suatugelombang pembawa, biasanya berupa gelombang sinus berfrekuensi tinggi. Terdapat tiga parameter kunci pada suatu gelombang sinusiuodal yaitu : amplitudo, fase dan frekuensi. Ketiga parameter tersebut dapat dimodifikasi sesuai dengan sinyal informasi (berfrekuensi rendah) untuk membentuk sinyal yang termodulasi. Peralatan untuk melaksanakan proses modulasi disebut modulator, sedangkan peralatan untuk memperoleh informasi informasi awal (kebalikan dari dari proses modulasi) disebut demodulator dan peralatan yang melaksanakan kedua proses tersebut disebut modem.

Jenis Modulasi dapat dikelompokkan berdasarkan Sinyal informasi akan dikirimnya yaitu sinyal Analog dan sinyal Digital. Berdasarkan jenis sinyal informasi tersebut, maka Modulasi dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu Modulasi Analog dan Modulasi Digital

Modulasi Analog

Pada dasarnya, Sinyal Analog adalah sinyal data yang berbentuk gelombang kontinyu (terus-menerus).  Teknik Modulasi untuk sinyal informasi Analog dapat dibagi menjadi 3 jenis berdasarkan parameter suatu gelombang sinus. Setiap jenis modulasi memiliki kelemahan dan kelebihannya. Berikut ini adalah tiga jenis Modulasi Analog yang sering digunakan dalam sistem komunikasi Radio Analog. Dalam membahas modulasi analog yang perlu diketahui adalah adanya suatu teori yaitu Modulation Theorem yang juga dikenal dengan sebutan Frequency Translation.Modulasi Analog yang umum dikenal ada beberapa macam bentuk modulasi antara lain :1. Amplitude Modulation (AM) 2. Frequency Modulation (FM) 3. Pulse Amplitude Modulation (PAM).

1)    1) Amplitude Modulation (AM)

Amplitude Modulation (AM) atau Modulasi Amplitudo adalah salah satu teknik Modulasi yang proses pemodulasian sinyal frekuensi rendah (sinyal informasi) pada frekuensi tinggi dengan mengubah Amplitudo gelombang frekuensi tinggi (frekuensi pembawa) tanpa mengubah frekuensinya. Jadi pada Modulasi Amplitudo ini, sinyal pembawanya berubah-ubah secara proporsional terhadap Amplitudo sinyal pemodulasi sedangkan frekuensi tetap selama proses modulasi.

2) Modulasi ini adalah modulasi yang paling sederhana, dimana frekuensi pembawa atau carrier diubah amplitudonya sesuai dengan signal informasi atau message signal yang akan dikirimkan.Dengan kata lain AM adalah modulasi yang mana amplitudo dari signal pembawa (carrier) berubah karakteristiknya sesuai dengan amplitudo signal informasi.Modulasi ini disebut juga linear modulation, artinya bahwa pergeseran frekuensinya bersifat linier mengikuti signal informasi yang akan ditransmisikan.

2)    3) Frequency Modulation (FM)

Frequency Modulation (FM) atau Modulasi Frekuensi adalah teknik pengiriman informasi yang berbentuk frekuensi rendah dengan cara memodulasi frekuensi gelombang pembawa yang berfrekuensi tinggi. Jadi pada Modulasi Frekuensi ini, sinyal informasi akan mengubah frekuensi gelombang pembawanya sedangkan Amplitudonya

Frekuensi dari gelombang pembawa (carrier wave) diubahubah menurut besarnya amplitudo dari sinyal informasi.Karena noise pada umumnya terjadi dalam bentuk perubahan amplitudo, FM lebih tahan terhadap noise dibandingkan dengan AM.Bandwith sinyal FM lebih besar dibandingkan sinyal AM.Modulasi FM merupakan modulasi analog yang sangat banyak digunakan, hal ini dikarenakan noise yang rendah, tahan terhadap perubahan amplitudi yang berubah-ubah sebagai akibat fading.Penggunaan modulasi FM misalnya pada pengiriman siaran televisi, telephone dan lain-lain.

3)    4) Pulse Amplitude Modulation

Fasa atau Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu. Phase Modulation (PM) atau Modulasi Fasa merupakan suatu teknik modulasi yang merepresentasikan informasi sebagai variasi fasa (phase) dari sinyal pembawanya. Pada Modulasi Fasa ini, sinyal informasi mengubah fasa gelombang pembawanya sedangkan Amplitudo gelombang pembawanya tetap (tidak berubah). Teknik modulasi Fasa ini jarang digunakan karena memerlukan perangkat penerima yang lebih kompleks

Konsep dasar PAM adalah merubah amplitudo signal pembawa yang masih berupa deretan pulsa (diskrit) dimana perubahannya mengikuti bentuk amplitudo dari signal informasi yang akan dikirimkan ketempat tujuan.Sehingga signal informasi yang dikirim tidak seluruhnya tapi hanya sampelnya saja (sampling signal).

Modulasi Digital


Sinyal Digital adalah sinyal data dalam bentuk pulsa dan hanya memiliki dua kondisi yaitu 0 (ON) dan 1 (OFF). Sinyal Digital ini memiliki beberapa kelebihan yaitu tidak mudah terpengaruh oleh derau, proses informasinya mudah, cepat dan akurat. Sama seperti sinyal analog, untuk mengirimkan sinyal digital ini dari suatu perangkat elektronik ke perangkat elektronik lainnya dengan menggunakan teknologi nirkabel atau Wireless (Radio Frekuensi) juga diperlukan proses pemodulasian yang dinamakan dengan Modulasi Digital. Yang dimaksud dengan Modulasi Digital adalah proses penumpangan sinyal digital ke dalam sinyal pembawanya (Carrier Signal). Modulasi Digital pada dasarnya adalah proses pemodifikasian sifat dan karakteristik gelombang pembawa sehingga bentuk hasil gelombang pembawanya memiliki ciri-ciri bit (0 atau 1).

Modulasi Digital terdiri dari tiga jenis dasar yaitu Amplitudo Shift Keying (ASK), Freqency Shift Keying (FSK) dan Phase Shift Keying (PSK). Namun seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, muncul teknik-teknik modulasi digital yang merupakan kombinasi dari ketiga jenis dasar modulasi tersebut seperti APK (Amplitude Phase Keying), QAM (Quadrature Amplitude Modulation) dan lain sebagainya. Modulasi sinyal digital dengan gelombang pembawa analog akan meningkatkan Sinyal To Noise Ratio (SNR) jika dibandingkan dengan modulasi analog.Modulasi gelombang pembawa sinyal digital merupakan pergeseran kunci, karena hal tersebut disebabkan adanya perubahan nilai diskrit dalam parameter gelombang pembawa.Ada tiga macam perbedaan sistem modulasi digital antara lain:1. Amplitude shift keying (ASK),2. Frequency shift keying (FSK) dan3. Phase shift keying (PSK).




  Amplitude Shift Keying

       Amplitudo Shift Keying (ASK) adalah salah satu bentuk modulasi yang gelombang pembawanya dimodulasi berdasarkan Amplitudo sinyal informasi digitalnya. Dalam sistem modulasi ASK, simbol biner 1 direpresentasikan dengan suatu ketinggian Amplitudo tertentu pada gelombang pembawanya. Jika sinyalnya berupa 1, maka sinyal pembawa tersebut akan dikirimkan. Jika tidak, maka sinyal 0 yang akan dikirimkan. Dengan kata lain, munculnya frekuensi gelombang pembawa tergantung pada ada atau tidaknya sinyal digital. ASK Merupakan bentuk modulasi yang mewakili data digital sebagai variasi dalam amplitudo gelombang karier.Amplitudo dari sebuah sinyal karier analog mengubah dengan aliran bit (sinyal modulasi), menjaga frekuensi dan fase konstan. Level amplitudo dapat digunakan mewakili logika binary 0 dan 1. Dapat dianggap sinyal karier sebagai saklar ON atau OFF. Pada sinyal dimodulasi, logika 0 diwakili dengan adanya karier, sehingga memberikan operasi kunci OFF/ON dan nama diberikan.

       Bentuk ASK yang paling sederhana dan umum beroperasi seperti sebuah saklar, menggunakan adanya gelombang karier untuk mengindikasi sebuah binary 1 dan absensinya untuk mengindikasi sebuah 0. Tipe modulasi ini disebut on-off keying, dan digunakan pada frekuensi radio untuk mentransmisikan kode Morse (mengacu pada operasi gelombang kontinus).

   Frequency Shift Keying (FSK)

Frequency Shift Keying (FSK) adalah bentuk modulasi digital yang gelombang pembawanya dimodulasi berdasarkan pergeseran Frekuensi. Dalam sistem modulasi FSK (Frequency Shift Keying ), maka simbol 1 dan 0 ditransmisikan Secara berbeda antara satu sama lain dalam satu atau dua buah sinyal sinusoidal yang berbeda besar frekuensinya. FSK Merupakan bentuk modulasi frekuensi dimana sinyal modulasinya mengubah frekuensi output di antara nilai sebelum ditentukan. Biasanya, frekuensi instan diubah di antara dua nilai diskret yang dibatasi frekuensi tanda dan frekuensi ruang. Bentuk fase FSK yang kontinus yang ada merupakan tidak ada kelanjutan fase pada sinyal dimodulasi.

     Phase Shift Keying (PSK)

Phase Shift Keying (PSK) merupakan bentuk modulasi yang proses pemodulasian menggunakan cara penggeseran Fasa(Phase). Pada sistem modulasi Phase Shift Keying (PSK), sinyal gelombang pembawa sinusoidal dengan amplitudo dan frekuensi yang dapat digunakan untuk menyatakan sinyal biner “1” dan “0”, tetapi untuk sinyal “0” fasa gelombang pembawa tersebut digeser 180°. PSK merupakan skema modulasi digital modulation yang memberikan data dengan mengubah, atau memodulasi, fase sinyal referensi (gelombang karier). Fase diubah mewakili sinyal data. Ada dua cara dasar menggunakan fase sinyal:

-Dengan melihat fase itu sendiri sebagai pengubah informasi, dimanan demodulator harus memiliki sinyal referensi untuk membandingkan perlawanan fase dari sinyal yang diterima; atau

-Dengan melihat perubahan fase sebagai informasi pengubah — skema diferensial, beberapa tidak membutuhkan karier referensi

 

Kelebihan dan Kekurangan Modulasi Analog

  Kelebihan Modulasi Analog

- memiliki potensi jumlah tak terbatas resolusi teoritis sinyalnya

- jangkauannya lebih jauh

  Kekurangan Modulasi Analog

- Membutuhkan peralatan yang lebih lengkap

- Biaya yang dikeluarkan cukup besar

- Rentan terhadap gangguan cuaca  

Kelebihan dan Kekurangan Modulasi Digital

   Kelebihan Modulasi Digital

- Teknologi digital mempunyai suatu sinyal dalam bentuk digital yang mampu mengirimkan data yang berbentuk kode binari (0 dan 1),

- Sinyal digital juga mampu mengirimkan data lebih cepat dan tentunya dengan kapasitas yang lebih besar dibandingkan sinyal analog

- Memiliki tingkat kesalahan yang kecil, dibanding sinyal analog

- Data akan utuh dan akan lebih terjamin pada saat dikirimkan atau ditransmisikan di bandingkan modulasi analog

- Lebih stabil dan tidak terpengaruh dengan pengaruh cuaca

·                       Kekurangan Modulasi Digital

-             Modulasi digital mudah eror

-             Jika terjadi gangguan maka system akan langsung berhenti


Oke gaes hanya itu yang bisa saya jelaskan 

sampai bertemu lagi

referensi 

-          https://teknikelektronika.com/pengertian-modulasi-jenis-modulasi-analog-digital/

-          https://slideplayer.info/slide/4083213/

-           







Komentar

Postingan populer dari blog ini

ENCODING SCHEMA