PROTOCOLS AND ARCHITECTURE


JARINGAN KOMPUTER -TEKNIK ELEKTRO UNHAN


HOW DOES THE INTERNET WORK?

Pada kali ini saya akan menjelaskan terkait 4 video yang diberikan oleh dosen Wibby Aldryani, S.ST., M.T.,M.ENG

Oke kita langsung bahas video pertama 


 Video pertama menjelaskan tentang bagaimana internet bekerja khususnya pada prosedur protokolnya.

Pada video ini ditunjukan beberapa bagian yaitu TCP packet,UDP packet, Router Switch,ICMP Ping Packet,The Router, dan Ping of Death. Pada saat kita membuka web dan mengakses internet,ketika kita mengklik aliran siklus internet dimulai, seperti yang kita tahu informasi yang ada internet berupa angka digital yaitu 0 dan 1. Kemudian informasi tersebut dimasukkan dalam paket yang mana paket IP tersebut berisi alamat. Karena terbats dalam ukurannya informasi tersebut dibagi kedalam beberapa paket lalu paket tersebut diberi alamat pengirim, alamat penerima, dan jenis paketnyaserta diberi alamat server proxy karena akan dikirim ke internet. Setelah itu semua selesai paket akan diluncurkan ke jaringan local pengakses melalui LAN yang mana jaringan ini digunakan. Dalam perjalanannnya kerusakan paket dapat terjadi. Router akan membaca dan memindahkan paket ke jaringan lain sesuai alamatnya. Saat meninggalkan router paket akan menuju ke perusahaan infranet dan menuju ke saklar router (router switch) yang mana dibagian ini akan dibedakan dan dipisahkan sesuai dengan domisili alamat. Misalnya domisili tujuan alamat di Bandung maka paket yang bukan termasuk domisili Bandung akan dipisahkan. Setelah sampai tujuan paket akan dijemput dan dikirim ke proxy proxy yang mana digunakan oleh banyak perusahaan untuk mengurangi beban koneksi internet dan keamanan. Kemudian paket disusun sesuai dalam berbagai ukuran. Lalu proxy akan membuka paket dan mencari alamat web / URL untuk mengecek apakah alamatnya dapat diterima . namun, jika alamat tidak memenuhi persetujuan proxy terkait pedoman perusahaan maka paket akan dihancurkan. Paket yang lolos berjalan menuju firewall yang mana digunakan sebagai keamanan untuk mencegah paket jahat masuk ke infranet dan mencegah informasi sensitive perusahaan dikirim ke internet. Setelah itu router akan menempatkannya ke jalan yang lebih sempit. Paket akan masuk kedunia internet yang mana terdiri dari jaringan inter koneksi yang menjangkau seluruh dunia dan jalannya paket diatur oleh router dan switch. Kemudian paket masuk ke firewall lain. Disini paket akan diseleksi berdasar tujuan pengakses melalui well known port seperti 80 (web), 25 (mail), 53 (domain name), 21 (file transfer protocol), 23 (telnet). Untuk paket yang tidak masuk alamat akan hancur. Setelah itu paket yang sudah lolos masuk ke antrean antarmuka yang selanjutnya akan diambil kedalam web server. Satu per satu paket diterima, dibuka dan diambil informasinya. Dan wadah paket akan digunakan kembali dan begitu seterusnya.

 

Lanjut video kedua


Video kedua tentang Bagaimana cara kerja internet

Seperti yang kita tahu bahwa apa yang kita akses di internet seperti youtube,Instagram dsb menempuh jarak ribuan mil dari pusat data (data center) menuju ke HP/Laptop kita. Pusat data (data center ) merupakan tempat dimana semua informasi/ data yang ada di internet disimpan. Data/informasi tersebut dikirim pada walnya melalu satelit yang kemudian dari satelit dikirim ke pengakses. Namun , cara ini terbilang kurang efektif dikarenakan data tersebut akan menempuh jarak yang sangat jauh dengan medan geografi yang berbeda beda hal ini tentu akan membuat data rusak atau gagal dalam pengirimannya. Sehingga digunakanlah serat kabel optic yang melintang melewati gunung dan dibawah air untuk sampai ke pangakses yang terhubung ke pusat data. Seperti yang kita tahu bahwa semua data tersimpan dalam server yang ada didalam data center dan setiap perangkat yang terhubung ke internet pasti mempunyai alamat IP yang berupa angka seperti 192.345.543. alamat ini berfungsi sebagai alamat rumah yang menjadi tujuan paket.  Selain itu, server di pusat data juga mempunyai alamat IP yang berisi web sehingga kita bias mengakses sebuah web jika kita tahu alamat IP web tersebut. Untuk mempermudah mengingat alamat IP maka alamat IP tersebut diubah dari bentuk angka ke bentuk huruf seperti youtube, facebook dsb. Disini internet menggunakan DNS untuk mengkonversi nama domain ke alamat IP. Misal jika kita ingin mengakses youtube maka internet akan meneruskan ke DNS untuk mendapat alamat IP kemudian diteruskan ke data center dan dari data center kemudian akan dikirim ke alamat pengakses. Data tersebut dikirim dalam angka digital dalam bentuk gelombang cahaya pada kabel serat optik. Kabel optic tersebut tersambung ke router atau antenna signal yang kemudian akan dikirim ke pengakses. Begitulah cara internet bekerja.


Lanjut ke video ketiga

Video ketiga membahas tentang perbandingan protocol transport TCP dan UDP

Seperti yang kita tahu bahwa structur of packet terdiri dari 5 layer yaitu application, transport, network, data link, dan physical. TCP dan UDP adalah bagian dari layer transport. Kita pasti bertanya tanya terkait mengapa dua aplikasi dapat menggunakan internet yang sama dan koneksi pada saat yang sama dengan baik? Dan itu semua terjadi karena adanya layer transport. Asalkan internet tersebut mengijinkan untuk diakses lebih dari satu koneksi maka hal itu dapat terjadi.

 

Keuntungan UDP (user data protocol)

-ukuran lebih kecil dari TCP

UDP header 8 bytes, sedangkan TCP header 20 bytes.

-UDP tidak memerlukan koneksi

-UDP punya control penuh ketika data sudah dikirim

-Dapat melakukan broadcast dengan cepat

-Lebih cepat koneksinya karena tidak harus bernegosiasi (handshaking)

-Hemat memori karena tanpa memecah data

 

Kelemahan UDP

-Tidak bisa mengirim data yang besar karena data tidak bisa dipecah

-Tidak bisa melakukan buffering

-Tidak menyediakan mekanisme Flow Control

- Tidak ada kompensasi/jaminan paket dan dikirim hanya sekali

- Paket yang dikirim melalui UDP belum tentu sampai secara urut


Keuntungan TCP(transmissi control protocol)

- Cocok untuk berbagai macam jaringan.

- TCP mengidentifikasi secara unik device yang lain diseluruh jaringan.

- Protokol level tinggi yang di standarkan untuk konsistensi, sehingga menyediakan servis user yang luas.

- Pada TCP transmisi akan diulang jika pengirim tidak dapat respon dari akseptor dan jika paket hilang akan dikirim lagi.

- Paket akan diurutkan ketika sampai tujuan

- Ada control kemacetan yang mana akan menunda transmisi saat jaringan sedang sibuk.


Kerugian TCP

-          Bigger header

-          Data tidak selalu dikirim segera hal ini karena efek dari congestion control

-          Bigger overhead

-          Jika mengirimkan data yang kecil akan kerepotan karena harus handshaking dulu, lebih lambat dibandingkan UDP

-          Tidak bisa broadcast, soalnya TCP ini sifatnya one to one.

Lalu mana yang lebih baik antara TCP dan UDP? Semua itu sesuai dengan tergantung pada aplikasi yang digunakan. Pada TCP teks yang dikirim akan sampai sesuai dengan urutannya. Sedangkan pada UDP teks sampai secara acak tidak sesuai urutan awal. Dan pada saat pengunduhan data yang hilang akan dikirim ulang pada TCP. Sedangkan, pada UDP tidak.



Lanjut ke video terakhir
Video keempat membahas tentang simulasi TCP/IP dalam kehidupan nyata

Seperti yang kita tahu bahawa pada TCP/IP terdapat 5 layer yaitu application,transport,network,data link, dan physical. Kita dapat mengaplikasikan kelima layer tersebut dalam kehidupan nyata. Misalnya ada orang yang mengemasi barang bawaannya untuk pindah dari rumah lama ke rumah baru dengan jarak beberapa mil. Dan untuk memindahkan serta mengangkut barang dia menggunakan jasa kurir bernama mavers and packer. Kita akan mencoba untuk memetakan semua ini ke situasi TCP/IP. Orang ini sebagai application, bagasi adalah data aplikasi dan barang bawaan dikemas dengan baik sehingga tidak rusak selama pengiriman. Fungsi ini dapat dipetakan dalam session & press layer karena layer ini bertanggung jawab untuk enkripsi dan dekripsi data yang membuat data tidak dapat diubah selama pengiriman. Jaringan perusahaan kurir sebagai layer transport. Dalam layer ini terdapat dua protocol yaitu TCP dan UDP. Jika perusahaan kurir ambil tanggung jawab mengangkut orang tersebut dan barang bawaannya dengan aman maka perusahaan sebagai TCP. Namun, jika perusahaan tidak mengambil tanggung jawab tentang keamanan paket maka perusahaan sebagai UDP. Dan rumah baru (shifting) sebagai alamat IP. Jalan yang dilewati dianggap sebagai layer network karena menghubungkan rumah lama dan rumah baru sebagai tujuan akhir. Beerbagai lalu lintas yang dihadapi sebagai layar data link karena dalalam keadaan ini kendaraan berharap segera berlalu (hop by hop).


REFERENSI : 
https://www.youtube.com/watch?v=hymzoUpM0K0&t=1s
https://www.youtube.com/watch?v=zKNi-lqYEKA
https://www.youtube.com/watch?v=Vdc8TCESIg8
https://www.youtube.com/watch?v=PswmDjtWmMk





Komentar

Postingan populer dari blog ini

ENCODING SCHEMA